FOMO & PARENTING
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(Amsal 22:6)
FOMO orang tua adalah salah satu bentuk paling berbahaya, karena orang tua yang cemas melahirkan anak yang terluka. Fakta mengejutkan, 60% anak Indonesia mengalami stres karena target nilai dan tekanan orang tua (survei KPAI). Dampak rohaninya, anak mengasosiasikan Tuhan dengan hakim yang menuntut, bukan Bapa yang mengasihi. Orang tua masa kini juga menghabiskan rata-rata Rp 100-300 juta untuk les anak hingga SMA. Dampaknya, anak tumbuh dengan identitas yang dipaksakan, bukan identitas yang ditemukan.
Amsal 22:6 adalah salah satu ayat paling dikenal tentang parenting. Mari kita bedah kata demi kata:
- “Didiklah” — Dalam bahasa Ibrani, kata ini berarti “mengabdikan” atau “mempersembahkan.” Ini bukan sekadar mengajar, tetapi membentuk karakter dan mengarahkan hati seorang anak kepada Tuhan. Ini adalah proses yang panjang, sabar, dan penuh kasih—bukan proyek instan.
- “Menurut jalan yang patut baginya“— Ini adalah pengakuan bahwa setiap anak unik. Tuhan menciptakan setiap anak dengan bakat, kepribadian, dan kelemahan yang berbeda. Orang tua F.O.M.O. (Family on Messianic Order) menghormati keunikan itu; orang tua yang terjebak FOMO (Fear of Missiong Out) membandingkan dan memaksa anak menjadi salinan anak orang lain.
- “Pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang” — Ini bukan janji bahwa anak akan selalu hidup benar (karena manusia punya kehendak bebas), tetapi janji bahwa fondasi yang ditanamkan akan tetap ada, bahkan saat badai datang. Ibarat pohon yang ditanam di tanah yang baik: akarnya tetap kokoh meskipun ranting-rantingnya kadang ditiup angin.
Orang tua F.O.M.O. adalah orang tua yang tidak menuntut anak untuk menjadi ‘sukses’ menurut standar dunia (dokter, CEO, kaya), tetapi menjadi orang yang saleh, rendah hati, dan mengasihi Tuhan. Orang tua F.O.M.O. adalah orang tua yang mengarahkan anak untuk menemukan identitas di dalam Kristus, bukan pada prestasi dan tuntutan zaman. Orang tua F.O.M.O. adalah orang tua yang memberikan ruang aman bagi anak untuk bereksplorasi, tanpa rasa takut gagal, dan dengan fondasi iman yang kokoh. Orang tua F.O.M.O. adalah orang tua yang hadir sepenuhnya, karena orang tua yang hadir lebih berharga daripada orang tua yang kaya tapi absen. Pada akhirnya, pilihan tetap ada di tangan Anda: F.O.M.O. (Family on Messianic Order) atau FOMO (Fear of Missing Out)? Satu hal yang pasti, keluarga yang memilih Kristus tidak akan pernah “ketinggalan” apa pun yang benar-benar penting. -Dan
Bacaan Alkitab
Imamat 14-15
