HIDUPKU ADALAH SURAT CINTA-NYA TUHAN

“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.”
(2 Korintus 3:2-3)

Korintus adalah kota metropolitan yang sarat dengan keangkuhan hidup, dosa perziahan, percabulan, penuh dengan kehidupan amoralitas, tantangan pengajaran dari guru-guru palsu, tantangan dari kelompok yang suka memecah belah, dll. Di tengah lingkungan seperti inilah orang Kristen/gereja Korintus berada. Bagaimana seharusnya gereja atau orang Kristen di Korintus bersikap, berespon, dan dan bertindak/hidup di tengah lingkungan yang sudah rusak karena dosa? Paulus mengingatkan jemaat Korintus agar menunjukkan cara hidup sebagai “surat cinta-Nya Tuhan”. Apa signifikansi sebutan ‘surat Kristus’ tersebut bagi kehidupan orang percaya?

Paulus menyebut jemaat adalah surat yang ditulis oleh Roh Allah yang hidup. Kata ditulis dalam bahasa asli bisa berarti: mengukir, menulis, merekam. Artinya Paulus ingin menegaskan bahwa: didalam diri setiap orang percaya Allah telah mengukir, menulis dan merekam kisah kasih Allah yang teragung, yang dinyatakan dalam karya Kristus. IA yang tidak berdosa rela menangung dosa seluruh dunia. IA rela menderita, mati, dikuburkan dan bangkit untuk menebus dan menyelamatkan orang-orang berdosa. Paulus secara spesifik mengingatkan jemaat Korintus, yang hidup di tengah lingkungan yang rusak, bahwa mereka adalah orang-orang yang telah mengalami kasih Allah. Kasih tanpa syarat yang memberikan pengampunan dan keselamatan (lih. 1 Kor. 15:2-3).

Seperti seorang Pemahat, IA mengukir kasih yang terindah dan teragung dalam hidup setiap orang percaya. IA menuliskan, mengukir dan merekamnya dalam hati setiap orang percaya. Oleh sebab itu, seharusnya kasih Allah harus mewarnai dan menjiwai kehidupan orang percaya. Kasih-Nya yang terukir berarti harus terlihat dalam kehidupan orang percaya setiap waktu. Kasih-Nya menjadi rekaman yang senantiasa diputar disetiap langkah hidup orang percaya.

Doa dan Komitmen: Tuhan jadikanlah hidup kami menjadi ukiran dan rekaman keagungan kasih Tuhan, untuk memberitakan kasih-Mu. (Mas Git)

Bacaan Alkitab
2 Korintus 10-13