LEGACY. APA ITU?

Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.
(Amsal 13:22)

Perenungan kita dalam satu minggu ini akan bicara soal LEGACY. Apa itu dan bagaimana kita mengartikannya, biarlah itu menjadi titik berangkat meluaskan pemahaman kita tentang istilah tersebut, dan mengkorelasikannya dengan kehidupan kita sebagai orang² percaya. Kita akan berangkat dari pemahaman Kristen secara umum tentang Legacy, yang bisa kita dapatkan dengan cara Googling; kurang lebih yang kita temukan adalah:

Alkitab memandang legacy (warisan) bukan sekadar harta materi, melainkan warisan iman, karakter, dan kesetiaan kepada Allah yang diturunkan kepada generasi berikutnya. Warisan sejati berfokus pada kekekalan, membangun kehidupan yang berkenan kepada Tuhan, dan berdampak bagi sesama.

Berikut adalah poin² utama Alkitab tentang legacy:

  • Warisan Iman (Spiritual Legacy): Alkitab menekankan pentingnya mewariskan hubungan dengan Allah, seperti Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Orang tua dipanggil mendidik anak dalam iman.
  • Warisan kepada Anak Cucu: Amsal 13:22 menyatakan, “Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya,” yang mencakup nilai-nilai kebenaran, hikmat, dan berkat.
  • Hidup yang Menghasilkan Buah: Legacy adalah tentang menjalani hidup yang berdampak dan menghasilkan buah yang tetap, sesuai Yohanes 15:16.
  • Kemuliaan Tuhan: Setiap tindakan, keputusan, dan harta digunakan untuk memuliakan Tuhan (1 Korintus 10:31).
  • Contoh Legacy: Contoh positif termasuk iman Abraham (Kejadian 12) dan pengajaran Paulus kepada Timotius. Contoh peringatan adalah Yair yang membangun kota (materi) namun tidak mewariskan iman, sehingga generasinya kembali berbuat jahat (Hakim² 10:3-5)

Inti dari legacy alkitabiah adalah hidup yang takut akan Tuhan dan meninggalkan jejak iman, bukan sekadar monumen fisik yang sementara.

Setelah kita diberikan gambaran pemahaman seperti pemahaman diatas, mari kita mengembangkan pemaknaan Legacy ini dan menerapkan dalam kehidupan kita

DOA: Tuhan kami ingin meluaskan pemahaman iman kami, agar semakin luas juga kami mengembangkan penerapannya dalam kehidupan kami. Tolong kami juga untuk semakin memahami kehendak-Mu dalam aspek² kehidupan kami, khususnya tatkala kami mengerjakan Legacy yang Engkau percayakan kepada kami. Demi nama Kristus kami berdoa. Amin. (jp)

Bacaan Alkitab
Roma 11-13