DOA BAGI NEGERI: MENDOAKAN KESEJAHTERAAN NEGERI

“Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”
(Yeremia 29:7)

Ketika mendengar ajakan untuk mendoakan negeri, mungkin sebagian dari kita bertanya, Apa yang sebenarnya harus saya doakan?” Apakah kita harus berdoa untuk pemerintah? Untuk perekonomian? Untuk keamanan? Untuk pendidikan? Untuk gereja-gereja? Untuk generasi muda? Jawabannya adalah: ya, semua itu penting. Namun menariknya, Yeremia merangkum semuanya dalam satu kata yang sangat sederhana, yaitu kesejahteraan. Dalam bahasa Ibrani, kata yang digunakan adalah shalom. Kata ini jauh lebih luas daripada sekadar keadaan aman atau makmur. Shalom berbicara tentang keutuhan, kedamaian, ketertiban, kesejahteraan, dan keadaan yang sesuai dengan kehendak Allah. Dengan kata lain, ketika Tuhan memerintahkan umat-Nya untuk mendoakan kesejahteraan kota, Tuhan sedang meminta mereka mendoakan agar kehidupan masyarakat berjalan sesuai dengan maksud-Nya. Bayangkan jika kejujuran bertumbuh, keadilan ditegakkan, keluarga-keluarga dipulihkan, pendidikan berkembang, keamanan terjaga, dan semakin banyak orang mengenal Tuhan. Bukankah itu bagian dari shalom yang Tuhan kehendaki? Sering kali doa kita bagi negeri terlalu sempit. Kita hanya berdoa ketika terjadi bencana, konflik, atau krisis tertentu. Padahal Tuhan memanggil kita untuk memiliki hati yang lebih luas, yaitu merindukan kebaikan dan kesejahteraan negeri secara menyeluruh. Sebagai orang percaya, kita tidak dipanggil hanya memikirkan kesejahteraan diri sendiri. Tuhan mengajarkan bahwa kehidupan kita terhubung dengan kehidupan masyarakat di sekitar kita. Karena itu, ketika kita berdoa bagi negeri, kita sedang menunjukkan kasih kepada sesama. Kita sedang memohon agar Tuhan bekerja di tengah bangsa ini, memberkati para pemimpin, melindungi masyarakat, memulihkan keluarga-keluarga, menjaga generasi muda, dan membawa semakin banyak orang kepada keselamatan di dalam Kristus. Doa seperti ini menolong kita keluar dari sikap egois yang hanya memikirkan kebutuhan pribadi.

Tuhan mengajar kita untuk memiliki hati yang memikirkan kebaikan banyak orang. Mungkin kita tidak memiliki jabatan yang tinggi. Mungkin kita tidak memiliki pengaruh yang besar. Namun setiap orang percaya dapat mengambil bagian dalam pekerjaan Allah melalui doa. Dan salah satu doa yang paling indah adalah ketika umat Tuhan dengan setia memohon agar shalom Allah dinyatakan atas negeri tempat mereka tinggal.

Refleksi: Ketika saya berdoa bagi negeri, apakah saya hanya berfokus pada masalah-masalah yang terjadi, ataukah saya sungguh merindukan shalom Allah dinyatakan atas bangsa ini? Bagian mana dari kehidupan bangsa yang Tuhan gerakkan untuk saya doakan secara lebih sungguh-sungguh?

Doa: Tuhan, kami berdoa agar shalom-Mu dinyatakan atas negeri kami; kiranya keadilan, damai sejahtera, kejujuran, kesejahteraan, dan keselamatan semakin bertumbuh sehingga nama-Mu dimuliakan di tengah bangsa ini. Amin. (Yun).

Bacaan Alkitab
Ulangan 8-10