MENGHADIRKAN SHALOM MELALUI TINDAKAN NYATA

“Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun.
(Roma 14:19)

Di zaman sekarang, banyak orang berharap keadaan menjadi lebih baik, tetapi tidak banyak yang bersedia mengambil langkah untuk memperbaikinya. Kita ingin melihat keluarga yang rukun, gereja yang bersatu, dan lingkungan yang damai, tetapi sering kali kita menunggu orang lain memulainya. Akibatnya, konflik terus berlanjut karena setiap orang lebih mempertahankan ego daripada membangun hubungan.

Melalui Roma 14:19, Rasul Paulus mengajak orang percaya untuk mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan berguna untuk saling membangun. Kata mengejar menunjukkan bahwa shalom bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, tetapi harus diperjuangkan. Menghadirkan shalom bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui tindakan yang nyata.

Shalom dapat dihadirkan melalui langkah-langkah sederhana, seperti:

  • Berani mengambil langkah pertama untuk berdamai, tanpa terus menunggu orang lain meminta maaf lebih dahulu.
  • Memilih tindakan yang membangun, bukan memperkeruh keadaan atau memperbesar kesalahan orang lain.
  • Menjadi berkat bagi sesama, dengan menolong, memberi perhatian, dan menunjukkan kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Semua itu memang tidak selalu mudah. Namun Yesus Kristus telah lebih dahulu menghadirkan shalom melalui hidup dan pengorbanan-Nya di kayu salib. Karena kita telah menerima damai dari Kristus, kita pun dipanggil untuk menjadi pembawa damai di mana pun Tuhan menempatkan kita. Hari ini mari bertanya kepada diri sendiri: apakah tindakanku sedang menghadirkan shalom, atau justru menambah persoalan? Kiranya melalui hidup kita, orang lain dapat melihat kasih Kristus dan mengalami damai sejahtera yang berasal dari-Nya.

Doa:Tuhan, mampukan aku untuk tidak hanya menginginkan damai, tetapi juga menghadirkannya melalui setiap tindakan yang kulakukan. Pakailah hidupku menjadi saluran shalom-Mu. Amin.(Cgm)

Bacaan Alkitab
Yosua 22-24