KESETIAAN TUHAN DI TENGAH SITUASI HIDUP PALING GENTING

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
(1 Korintus 10:13)

Jika mengingat bahwa Tuhan telah membahwa dan menyertai Anda hingga hampir memasuki bulan ke sepuluh dari tahun 2026, apa yang kita-kira terlintas dalam pikiran Anda. Pastinya akan ada 1001 cerita yang penuh dengan pergulatan dan pergumulan karena memang tahun 2026 semua orang mengakui sebagai tahun yang berat dilalui. Anda juga mengingat berjumpa dengan hidup di mana tekanan (pressing point) terasa begitu berat hingga kita merasa ingin menyerah. Di saat-saat seperti itulah sesungguhnya iblis terbiasa untuk mulai membisikkan kebohongan: “Penderitaanmu terlalu berat, tidak ada orang yang mengerti, dan kamu tidak akan sanggup bertahan.” Namun, apa yang firman Tuhan katakan adalah bahwa Tuhan memberikan jaminan yang teguh bagi setiap orang percaya. Tuhan menginginkan setiap kita memiliki iman yang down to earth. Iman yang membumi di mana iman itu akan dihiasi dengan berbagai-bagai kesulitan. Sehingga apabila Anda sebagai orang percaya yang masih hidup di dunia juga akan berjumpa dengan tiap masalah dimana itu sangat manusiawi. Tidak ada satupun manusia dimuka bumi ini yang tidak pernah memiliki masalah. Sehingga kebenaran inilah yang Paulus inginkan untuk tiap kita mengingat bahwa, ‘Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.” Tekanan yang kita hadapi bukanlah hal yang aneh atau belum pernah dialami orang lain. Itu adalah pencobaan yang terukur dan wajar dalam dunia yang telah jatuh dalam dosa ini. No body is perfect.. Tidak akan pernah juga Anda jumpai gading yang tak retak. Sungguhpun demikian bukan berarti Allah akan membiarkan Anda dicobai. Mata Allah senantiasa tertuju pada setiap anak- anakNya. Karakter Allah yang penuh Kasih dan setia sungguh nyata dalam pengalaman iman orang percaya. Sehingga Paulus melanjutkan nasihatnya bagi setiap kita yang tengah dilanda berbagai pencobaan hidup yakni, “Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.” Allah bertindak seperti arsitek yang mengetahui kekuatan beban dari bangunan-Nya. Ia tidak pernah mengizinkan takaran ujian melampaui kapasitas anugerah yang Ia sediakan bagi kita. Anda adalah bejana di tangan penjunan yang tepat. Bejana yang retak akan dibuat kokoh kembali. Dan bejana yang kokoh itu akan menjadi peralatan yang indah di Rumah Allah. Bagian ini seharusnya cukup menjadikan alasan Anda untuk menolak kebohongan keputusasaan yang mulai dihembuskan oleh nilai dunia dan penguasa kegelapan. Sehingga saat berada dalam tekanan berat, deklarasikan firman Tuhan bahwa Anda sanggup menanggungnya karena Allah yang mengukur bebannya. Arahkan mata dan hidup Anda pada kesetiaan Allah dan bukan pada besarnya masalah Anda. Yakinlah bahwa tekanan hidup tidak hadir untuk menghancurkan Anda, melainkan untuk membuktikan kesetiaan Allah dalam hidup Anda. Tetaplah berdiri teguh, sebab Allah yang setia memegang kendali atas setiap takaran ujian yang Anda alami.. (Ant)