PERBEDAAN: PENGHAMBAT ATAU PENGAYA?
Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
(Roma 12:4-8)
Apa arti Penghambat? Penghambat adalah segala hal, kondisi, atau penyebab yang menghalangi, menahan, memperlambat, atau menghentikan kemajuan atau pencapaian suatu tujuan atau tindakan. Sementara apa arti Pengaya? Pengaya(an) adalah kegiatan tambahan yang diberikan kepada mereka yang telah mencapai standar ketuntasan dan bertujuan untuk mengembangkan potensi secara optimal.
Ketika kita kembali merenungkan Firman Tuhan di atas yang berbicara tentang kesatuan sebagai anggota tubuh Kristus maka dua kata ini bisa menolong kita untuk mengevaluasi diri kita dalam kehidupan bersama orang percaya, apakah kita menjadi penghambat atau pengaya.
Kalau selama ini kita menjadi orang yang suka berkeluh kesah, menjadi pribadi yang suka mengkritik orang lain (tidak pernah bisa menghargai kehadiran seseorang atau memuji kinerjanya) maka kemungkinan kita ini menghambat pembangunan tubuh Kristus. Kalau kita adalah pribadi yang selalu mendukung dan memberi semangat kepada mereka yang lemah yang takut, yang tidak percaya diri, yang tidak berani maju maka kita sedang melakukan pengayaan karena kita sedang bergerak maju saling mendukung, bergandengan tangan. Kehidupan ber-gereja kita tahu bersama bukan terdiri dari orang² suci tetapi orang² yang telah disucikan oleh darah Kristus dan sedang terus berjalan menuju kepada tujuan Tuhan, yang akan terus mengalami proses penyucian.
Mari masuk dalam pengayaan yang dihadirkan TUHAN dalam kepelbagaian karunia yang saling mengisi dan memperlengkapi, terus belajar dan berjuang bersama untuk mencapai yang lebih baik dan terbaik untuk Tuhan .
DOA: Tuhan Yesus tolong saya, Engkau yang Mahatahu kedalaman hatiku kiranya membantu dan menolong saya untuk berjuang dalam iman saya dalam menjalani tanggung jawab saya di kehidupan bersama orang percaya. Amin (HP)
Bacaan Alkitab
Mazmur 133-134
