ALLAH TURUT BEKERJA
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
(Roma 8:28)
Beberapa minggu belakangan ini kita diperlihatkan maupun diperdengarkan tentang tantangan iman yang dialami oleh orang Kristen baik yang ada di Cina maupun juga orang Kristen yang ada di Nigeria dan juga mungkin ada orang Kristen yang ada di negara atau wilayah tertentu yang mengalami hal serupa. Sebagai manusia yang lemah dan terbatas kita tahu bersama bahwa mungkin ada diantara mereka mulai mempertanyakan tentang kehadiran Tuhan, penyertaan Tuhan, apakah Allah masih bekerja/peduli, apakah Allah ada dipihak mereka dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan akan muncul. Ada beberapa tokoh dalam Alkitab yang juga pernah mempertanyakan kehadiran dan cara Allah bekerja, misalnya Daud merasa Tuhan meninggalkannya. Dalam Mazmur 13:2 Berapa lama lagi, Tuhan? Akan kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Engkau menyembunyikan wajah-Mu daripadaku?. Habakuk juga sama dimana dia berseru, dalam Habakuk 1:2 Berapa lama lagi, ya Tuhan, aku berteriak, tetapi tidak Kau dengar, aku berseru kepada-Mu: Penindasan! Tetapi tidak Kau tolong?. Dan juga Ayub berkata dalam Ayub 23:8-9 Sesungguhnya, kalau aku berjalan ke timur, Ia tidak di sana; atau ke barat, tidak kudapati Dia; di utara kucari Dia, Ia tidak tampak, aku berpaling ke selatan, aku tidak melihat Dia. Saya rasa mungkin kita juga pernah mempertanyakan apakah Tuhan masih bekerja, masih memegang kendali dengan hidup kita ketika pergumulan yang begitu banyak ini.
Melalui bacaan diatas mengingatkan bahwa Allah tetap bekerja bahkan saat kita tidak bisa melihatnya. Allah tidak pernah diam, Dia selalu memperhatikan kita. Allah turut bekerja Allah tidak pasif mengamati dari jauh, Dia turut bekerja artinya Dia terlibat aktif dalam segala sesuatu termasuk dalam hal-hal baik dan menyenangkan, penderitaan dan kegagalan, bahkan dalam kejadian-kejadian tragis sekalipun. Jadi, waktu hidupmu lagi berat, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Tuhan tidak peduli. Mungkin sekarang kita belum paham mengapa, tapi mungkin suatu saat nanti kita berkata, ternyata Tuhan sedang bekerja di situ. Sekali lagi kesulitan bukan tanda Allah tidak peduli. Justru di saat itulah Dia bekerja paling keras, mengubah keadaan sulit menjadi pelajaran, pertumbuhan, dan kemenangan di masa depan.
Doa: Tuhan, ajarlah kami untuk tetap percaya bahwa Engkau bekerja dalam segala hal untuk kebaikanku. Walaupun saat ini kami belum melihat hasilnya, tolong kami untuk tetap mengasihi-Mu dan setia kepada panggilan-Mu. Amin.
Bacaan Alkitab
Amsal 9-10
