YESUS PENOLONG YANG SETIA
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya“.
(Ibrani 4:16)
Yesus baik. Ucapan syukur seharusnya tidak akan pernah berhenti keluar dari mulut kita ketika kita menyadari bahwa kasih setia Allah dalam Kristus Yesus begitu nyata, yang menjadikan kita berharga di mata-Nya. Ketika kita menghadapi berbagai pergumulan hidup, kita dapat melewati itu semua bukan karena hebatnya kita, bukan juga karena kuatnya kita. Semua karena anugerah-Nya semata, semua terjadi karena kasih karunia Alllah dalam Kristus yang memberi topangan dan pertolongan tepat pada waktu-Nya. Kristus yang pernah menjadi manusia, hadir dalam dunia, sangat mengerti apa yang menjadi pergumulan manusia. Maka di saat kita sedang bergumul, entahkah dengan dosa kita, entahkah dengan persoalan dan beban hidup, atau mungkin dengan segala kekuatiran di depan kita, Kristus mengerti, dan peduli kepada kita.
Kasih dan rahmat Allah senantiasa cukup, bahkan lebih dari cukup. Ketika kita menengok ke belakang, maka kita akan sangat bersyukur bahwa kita dapat melewati semua pergumulan dan tantangan hidup yang menjadikan kita tetap kuat hingga saat ini. Pemeliharaan Allah selalu nyata dalam hidup dan keseharian kita, maka kita dapat menatap hari esok dengan penuh harapan dan keyakinan yang teguh bahwa Allah sudah ada dan menguasai hari esok atas hidup kita. Kita dapat datang kepada Allah dalam segala doa dan permohonan kita dengan penuh keberanian. Artinya, kita dapat menghampiri tahta kasih karunia Allah dengan penuh keyakinan iman sebab kita sudah menjadi milik Kristus.
Tuhan Yesus itu baik, bahwa Ia bukan saja menyertai kita, namun juga menopang dan menguatkan kita. Pertolongan-Nya tidak akan pernah terlambat dan juga tidak akan terlalu cepat. Segala sesuatu ada dalam kuasa dan kedaulatan-Nya, bahwa Ia akan menyatakan pertolongan-Nya pada waktu yang tepat. Hal inilah yang mendorong kita untuk terus “tinggal” dalam kasih karunia-Nya, menikmati kedekatan atau persekutuan pribadi dengan-Nya, sehingga kita dapat melihat setiap pergumulan dan kesulitan bukan dari perspektif diri kita, melainkan di dalam penyertaan dan pemeliharaan (providensia) Allah. Bersyukurlah untuk hari ini, selamat menikmati hari Senin dan menjadi berkat.
Doa: Tuhan Yesus, ampunilah kami jika dalam menghadapi pergumulan kami sering menggerutu, menyalahkan orang lain bahkan kami tidak lagi percaya akan segala rencana-Mu atas hidup kami, amin. (gian)
Bacaan Alkitab
Yesaya 29-30
