YESUS PENOLONG YANG SETIA
“Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku“.
(Yohanes 15:15)
Sahabat Sejati. Kita sangat mengenal lagu Yesus sahabat Sejati (What a Friend We Have in Jesus) yang ditulis oleh Joseph Scriven tahun 1855. Yoseph M. Scriven dilahirkan di negeri Irlandia pada tahun 1819. Keluarganya cukup berada, dan ia pun mendapat pendidikan yang baik. Pada tahun 1842 ia tamat dari universitas. Ia hendak melangsungkan pernikahannya dengan seorang gadis Irlandia yang ia cintai. Namun kenyataan hidup berkata lain, gadis yang dicintainya meninggal karena tenggelam, sehari sebelum pernikahannya. Pada tahun 1844 Joseph yang sedih itu pindah ke Canada. Selama beberapa waktu ia menjadi seorang guru, dan akhirnya ia menemukan gadis pujaannya. Namun kembali, realita berkata lain, gadis pujaannya juga meninggal karena sakit. Joseph benar-benar mengalami masa yang kelam dalam perjalanan hidupnya.
Josep akhirnya tinggal di kota pinggiran, dan ia memiliki hati untuk menolong mereka yang miskin dan dalam pergumulan berat. Akhirnya, Josep membulatkan diri untuk sepenuhnya bekerja di ladang Tuhan di Amerika dan Canada. Di saat ia bekerja jauh dari kampung halamannya, ia mendapat kabar bahwa ibunya mengalami sakit di rumahnya, dan Josep memberi penghiburan dan kekuatan kepada ibunya dengan mengirikan surat dan puisi kepada ibu yang dicintainya. Dalam surat ini, Josep memberi tahu ia tidak dapat pulang dan menghibur ibunya bahwa ada sahabat yang setia menemaninya, yaitu Yesus. Singkat cerita, pada tahun 1868 puisi yang ditulis oleh Yosep dibuatkan gubahan musik oleh Charles C. Converse, dan kita dapat mengenal lagu ini.
Tuhan Yesus sendiri berkata kepada kita, bahwa Ia adalah sahabat terdekat yang setia dan Ia selalu mau untuk mendengarkan setiap keluh kesah. Dalam segala pergumulan yang kita alami, kita dapat datang kepada Yesus, kapan saja, dimana saja, sebab Yesus adalah Allah yang hidup. Kita dapat berseru kepada-Nya dalam doa-doa yang kita panjatkan, sebab Ia adalah sahabat sejati dalam hidup kita. Yesus sangat memahami pergumulan kita, sebab Ia pernah ada dan tinggal di dunia. Yesus adalah satu-satunya sahabat sejati dan penolong sejati bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Yesus sahabat sejati, yang memb’rikan sentosa …
Doa: Tuhan Yesus, terima kasih untuk kasih-Mu yang kekal, yang menjadikan kami sahabat-sahabat-Mu, amin. (gian)
Bacaan Alkitab
Yesaya 31-33
