TIDAK MUNGKIN TERSEMBUNYI
ESENSI TERANG
“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”
(Matius 5:13-16)
Ada sebuah pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan yang mengatakan: “Gelapnya malam yang paling pekat tidak akan pernah sanggup untuk menelan cahaya/terang sekalipun hanyalah sebuah percikan.” WOW nggak sih?!
Cahaya/sinar memiliki natur yang sangat luar biasa. Mari kita lihat apa yang dituliskan di Wikipedia, sbb:
Kecepatan cahaya disimbolkan dengan c adalah sebuah konstanta fisika universal yang penting dalam banyak bidang fisika. Nilai presisinya adalah 299.792.458 meter per detik (kira-kira 300.000 kilometer per detik; 186.000 mil per detik; 671 juta mil per jam) . . . Sinar matahari memerlukan sekitar 8 menit 17 detik untuk melalui jarak rata-rata dari permukaan Matahari ke Bumi.
Mari kita bandingkan dengan Whoosh (singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat) yang mungkin kita kenal dengan Kereta Cepat Jakarta – Bandung; yang membutuhkan waktu tidak sampai 50 menit untuk menempuh jarak 145-an kilometer dengan kecepatan mencapai 350 Kpj. Hasilnya? Kecepatan Whoosh tidak ada apa²-nya dibanding kecepatan cahaya.
Terus terang, ini membuat kita bisa berteriak kagum WOW karena TUHAN menciptakan cahaya dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Kalau kita “berkendara” cahaya maka kita bisa beberapa kali putaran keliling bumi dalam 1 detiknya. Wow. Wow berikutnya, kalau kita memperhatikan cahaya dengan berbagai unsur yang ada di dalamnya yang sanggup memberikan pengaruh yang luar biasa dalam dunia biologi, maka akan banyak kita temukan Wow² yang lain.
Pernahkah kita pikirkan & renungkan sehingga melahirkan Wow yang lain. Apa itu? Kita digambarkan sebagai Terang Dunia yang boleh dikata ber-identik dengan cahaya itu sendiri. Siapa kita sehingga TUHAN Yesus memberikan kita identitas (yang terus berproses) sebagai TERANG. WOW nggak sih?
Halo sekalian, identitas ini KEREN BANGET, karena setiap kita aslinya/ dahulu adalah KEGELAPAN, dan karena anugerah di dalam Yesus Kristus maka setiap kita kini beridentitaskan TERANG.
Efesus 5:8 – Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, (jp)
Bacaan Alkitab
Yeremia 43-44
