A ROADMAP TO MOBILIZE [RENCANA STRATEGIS PEMBERDAYAAN AWAM]
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.” Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.
(Lukas 5:1-11)
Dalam dunia bisnis kita mengenal brand kopi ternama starbucks. Brand ini dalam menjalankan bisnisnya juga memiliki rencana strategis untuk mencapai tujuannya. Starbucks memulai dengan menetapkan tujuan, yakni: “Mencapai posisi yang kuat dan berkelanjutan di pasar kopi global dengan membangun merek yang kuat dan menciptakan pengalaman pelanggan yang unik.” Dan untuk mencapai tujuan ini, mereka mulai merencanakan perencanaan strategis dengan mulai : fokus pada lokasi strategis, membuat suasana toko atau café senyaman mungkin, memasarkan secara intensif dan menciptakan keberlanjutan pembelian dengan memberikan gift dan bintang dan yang terakhir selalu berinovasi tentang produk dan layanan yang diberikan. Saya tidak tahu sampai kapan starbucks akan tetap eksis. Saat ini di seluruh dunia di jumpai ada 35.000 gerai. Di Indonesia ada lebih dari 600 gerai. Artinya rencana strategis mereka berhasil meski di tahun 2025 ini dikabarkan ada 11 gerai di semester I tahun 2025 ini tutup dengan berbagai pertimbangan yang ada. Namun hingga saat ini mereka masih yang terkuat dalam pasar kopi global. Mengesampingkan dunia bisnis, dalam nats di atas, kita juga diajak untuk belajar dari Kristus yang juga kehadiran-Nya di dunia memiliki tujuan khusus yang datangnya dari Bapa-Nya yang di sorga, yakni menjadi keselamatan serta penebusan bagi umat-Nya melalui karya salib yang harus dijalani-Nya. Dan untuk mencapai tujuan ini, maka bersama dengan Bapa-Nya dan Roh Kudus dalam Ketritunggalan menetapkan segala rencana strategisnya memberdayakan Awam sebagai sarana untuk mencapai tujuan yakni untuk pewartaan Injil keselamatan dalam Kristus dan memperluas pekerjaan tangan-Nya atas gereja. Dan apa yang sudah dimulai oleh Yesus, hingga saat ini terdapat 2,46 miliar orang percaya atau Kristen diseluruh dunia. Artinya dibandingkan dengan seluruh populasi penduduk dunia maka orang percaya berada di kisaran 31,6% dari seluruh populasi dunia. Dan akan terus meningkat hingga 3,3 miliar di tahun 2050. Ada berapa banyak gereja? Data tidak bisa memberikan angka pasti. Ada berapa banyak suku di seluruh dunia? Belum ada angka pasti, namun saat ini masih ada 4992 suku yang terabaikan artinya hanya ada 1-2% orang di suku tersebut yang mengenal Kristus. Apa yang telah dikerjakan Kristus? (1) mulai menganalisa kondisi; (2) melanjutkan dengan rekruitmen dan pengajaran serta (3) memberikan tantangan sebagai umpan balik. Ketiga hal ini menjadi strategi Kristus yang harus diperhatikan. (Ant)
Bacaan Alkitab
Mazmur 89-92
