MENEBARKAN KEHARUMAN KRISTUS
Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana. Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.
(2 Korintus 2:14-15)
Indonesia adalah salah satu negara yang kaya dengan keanekaragaman hayati. Baik hewan, tumbuh-tumbuhan, dan berbagai ekosistem lainnya. Salah satu kekayaan alam yang unik di Indonesia adalah tanaman bunga bangkai. Bunga bangkai adalah tumbuhan endemik di daerah Sumatra. Ukuran bunga bangkai bisa mencapai 3 meter. Pada waktu mekar, bunga bangkai akan mengeluarkan bau menyengat seperti bangkai. Berbeda dengan bunga melati atau beberapa jenis bunga lain yang menebarkan bau yang harum atau wangi.
Apabila bunga bangkai menebarkan bau busuk, bunga melati menebarkan bau yang harum, pertanyaan yang harus direnungkan: kehidupan kita sudah menebarkan bau yang harum atau bau yang busuk? Sebagai surat Kristus bagi dunia, Rasul Paulus memakai analogi bau yang harum untuk menggambarkan kehidupan seorang yang sudah ada di dalam Kristus. Paulus menegaskan, sebagai orang yang telah mengalami kasih Allah (anugerah pengampunan dan keselamatan), dirinya harus menebarkan bau yang harum di tengah lingkungan sekitarnya. Bau harum bukan dari bunga atau minyak wangi yang mahal, melainkan keharuman Kristus.
Jemaat korintus menghadapi situasi dan tantangan yang tidak mudah. Mereka bergumul dengan ancaman perpecahan, perselisihan antar jemat, tantangan keangkuhan hidup, ada orang-orang yang senang membuat susah atau sedih orang lain (2 Kor. 2:5), ada orang-orang yang hidup dalam perzinahan dan percabulan, serta hidup dengan tidak bermoral. Di dalam situasi yang menghimpit ini, Paulus berprinsip bahwa kehidupan orang percaya harus menebarkan keharuman Kristus. Kata harum berarti bau wangi, metafora sesuatu yang sangat menyenangkan bagi Tuhan. Bau yang harum dan menyenangkan bagi Tuhan adalah hidup dalam kasih, kerendahan hati, kelemah lembutan, kesabaran, kemurahan, kesetiaan, dan hidup yang semakin serupa dengan Kristus. Jadi, kehidupan orang percaya harus bisa dilihat, dibaca, dikenali, sehingga orang lain dapat mengetahui dan melihat Kristus dalam diri setiap murid Kristus.
Doa dan Komitmen: Tuhan bentuk dan tuntunlah langkah hidupku agar senantiasa menebarkan keharuman Kristus. (Mas Git)
Bacaan Alkitab
Roma 8-10
