MEMBANGUN JEJARING DAN KEMITRAAN KOTA
Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
(Yohanes 17:20-22)
Masalah perkotaan (kemiskinan struktural, kecanduan narkoba, tunawisma, pendidikan, eksploitasi seksual, dan sebagainya) seringkali saling berkait membentuk sistem yang kompleks. Sebagai contoh, menangani seorang tunawisma mungkin membawa kita pada seluk beluk kehidupan yang lebih rumit di balik itu di mana dia membutuhkan shelter, pelatihan kerja, konseling kecanduan, bahkan bantuan hukum. Dan sangat mungkin, tidak ada satu gereja yang memiliki semua keahlian dan sumber daya ini. Sayangnya, ada realitas memilukan di mana kota seringkali memiliki puluhan atau ratusan gereja yang bekerja sendiri-sendiri, bahkan kadang saling bersaing, sementara masalah kota semakin membesar.
Doa Yeesus dalam Yohanes 17, “supaya mereka menjadi satu…agar dunia percaya”. Kesatuan adalah bukti Ilahi bagi dunia yang skeptis. Bahkan—ketika memperhitungkan realitas masalah perkotaan di atas) kesatuan adalah satu-satunya cara di mana dunia bisa dijangkau dan menjadi percaya. Kesehatan dan dampak tubuh Kristus bergantung pada kerja sama setiap bagian. Gereja yang efektif bagi kota adalah gereja yang mau berjejaring dan bermitra—baik dengan gereja lain, lembaga sosial, atau pihak pemerintah—untuk menyelesaikan masalah kota. Kristus memberikan kita teladan inkarnasi, yang dengan prinsip yang sama, kita dituntun untuk masuk ke dalam jaringan, merendahkan diri, untuk melayani secara lebih efektif. Dalam jejaring, tidak ada pemain solo. Gereja besar harus mendengar gereja kecil. Gereja tradisional belajar dari gereja baru, dan sebaliknya. Jejaring memungkinkan sinergi karunia di mana Kerajaan Allah lebih penting daripada agenda pribadi dan organisasi.
Adakah isu kota di mana kita tinggal, yang terlalu besar untuk kita tangani sendiri? Mari mencari peluang untuk bermitra dengan gereja/organisasi lain yang memiliki visi serupa untuk memperbesar dampak pelayanan. Allah Tritunggal adalah model kemitraan sempurna: Bapa, Anak dan Roh Kudus dalam kesatuan, keanekaragaman, dan misi bersama untuk menebus dunia. Ketika gereja-gereja bermitra di kota, kita mencerminkan kemuliaan Tritunggal kepaada kota. Kemitraan bukan sekadar strategi efektif, melainkan ekspresi teologis dari hakikat Allah. (Dan)
Bacaan Alkitab
Yehezkiel 5-6
