DUSTA ITU BERKONSEKUENSI

¹¹Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. ¹²Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu ¹³dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. ¹⁴Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” ¹⁵Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini. 
(Matius 28)

Setiap dusta membawa konsekuensi serius, bisa berupa hilangnya ketenangan hati, rusaknya kehidupan, hingga kehilangan kepercayaan atau bahkan teman. Dusta merusak relasi, menghalangi kebaikan, dan mendatangkan kecelakaan. Dusta yang dilakukan oleh para Mahkamah Agung berkonsekuensi melahirkan dusta-dusta yang lain, yang menjalar dan berefek domino.

Saat ini banyak di antara kita yang lagi pusing dengan urusan pajak. Kita mungkin pernah dengar atau pernah alami sendiri, bila kita tidak membayar pajak dengan tepat dan benar maka kita akan menerima konsekuensinya satu waktu kelak, mungkin membayar denda, yang bisa jadi membuat “dompet jebol” karena pengeluaran yang membengkak!

Setiap dusta mempunyai konsekuensi karena akan melahirkan dusta yang lain yang akan membuat kita makin terperosok dan terjatuh.

Mari kita yang telah ditebus oleh darah Kristus kita membangun hidup yang benar dihadapan Tuhan. Tuhan mengasihi kita senantiasa.

DOA

Tuhan Yesus ajarku menghitung hari-hari yang Kau berikan sehingga hatiku menjadi bijaksana, Amin (hp)

Bacaan Alkitab
Lukas 24, Yohanes 20-21