KITA DI ANTARA DUSTA
¹¹Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. ¹²Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu ¹³dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. ¹⁴Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” ¹⁵Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
(Matius 28)
Seberapa banyak orang yang hidup dalam dusta di antara kita? Banyak bukan? Semoga kita tidak termasuk di dalamnya.
Dusta bukan sesuatu yang langka, banyak orang sudah hidup dan menghidupi itu dalam hidup mereka.
Tuhan memberikan Roh kudus dalam hati kita untuk menjaga hati kita dalam segala kewaspadaan karena dosa mengintip dan terus menggoda kita.
Dunia media sosial saat ini sangat rentan, berita yang kita baca dan dengar bisa benar, bisa dusta dan lebih parah lagi kita menerimanya sesuai believe-nya kita sehingga filternya juga tidak selalu benar. Roma 3:2 mengatakan semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah
Hal ini membuat tidak mudah, hidup dalam ketulusan, kejujuran, tetapi bukan berarti tidak bisa, karena hidup yang kita jalani adalah sebuah kehidupan yang mengandalkan Tuhan.
Mari jauhkan diri dari perbuatan dusta, jangan biarkan dunia yang kompromi dengan dusta menjadi bagian hidup kita. Masih ingat bukan khotbah beberapa waktu lalu, Eksklusif yang Inklusif.
Kiranya Tuhan menopang kita senantiasa, berjuang melakukan yang benar di hadapan Tuhan dan manusia.
DOA
Tuhan tolonglah saya selalu mengatakan yang benar selama sisa hidupku. Amin. (hp)
Bacaan Alkitab
Kisah Para Rasul 4-6
