KETAATAN MEMBAWA BERKAT
Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Kata Yesus kepada mereka: “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka: “Tidak ada.” Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
(Yohanes 21:4-6)
Setelah semalaman gagal menjala ikan, para murid dihadapkan pada situasi yang tidak masuk akal bagi para murid, yaitu sebuah perintah yang datang dari pribadi yang mereka tidak mengetahui bahwa perintah itu datangnya dari Tuhan Yesus yang mereka tinggalkan ketika Yesus disalib. Meskipun para murid pada saat itu tidak mengenalnya, tetapi para murid taat kepada perintah Yesus. Melalui ketaatan, murid-murid menebar jala di sisi lain dari perahu dengan mengikuti arahan Yesus, mereka memperoleh tangkapan besar. Hal ini membuktikan bahwa berkat sejati datang dari ketaatan melakukan perintah Tuhan. Secara logika, para murid adalah seorang nelayan yang berpengalaman dan ahli dalam menangkap ikan, tetapi mereka taat pada arahan Yesus (yang saat itu tidak dikenali) untuk menebar jala kembali. Ketaatan sering kali membutuhkan kita untuk menanggalkan logika atau keahlian pribadi dan bersandar penuh pada firman-Nya.
Situasi yang awalnya sia-sia (malam tanpa hasil) berubah menjadi kelimpahan saat murid-murid melakukan apa yang diperintahkan Yesus. Ketaatan adalah kunci membuka pintu berkat dari Tuhan.
Firman Tuhan hari ini mengajarkan betapa pentingnya melibatkan Tuhan dalam pekerjaan, studi, dan pelayanan. Usaha manusia tanpa arahan Tuhan sering kali sia-sia, tetapi bersama-Nya, ada kepenuhan berkat. Ketaatan juga dapat membawa pada pengenalan yang lebih dalam. Melalui mukjizat yang terjadi akibat ketaatan, murid-murid sadar bahwa Dia adalah Tuhan.
Mungkin saat ini kita sedang mengalami pergumulan dalam usaha kita, jangan putus asa jika usaha kita saat ini terasa kosong. Taatilah arahan Tuhan dalam hidup kita, tetap setia meski lelah, dan percayalah bahwa ketaatan akan mendatangkan berkat-Nya pada waktu yang tepat. Amin. (as)
Bacaan Alkitab
Yakobus
