TUHAN TIDAK MELUPAKAN KITA

“Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.”
(Matius 10:29-31)

Pernahkah kita bertanya, “Tuhan, apakah Engkau masih peduli kepada saya?” Pertanyaan itu bisa muncul ketika doa belum dijawab, masalah terus datang, atau masa depan terasa tidak pasti. Melalui firman-Nya, Yesus mengingatkan kita tentang burung pipit. Burung pipit adalah burung kecil dan murah. Dalam Lukas 12:6 bahkan lima ekor burung pipit dijual dengan harga dua duit. Namun Yesus berkata, “Tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah.” Betapa indahnya kebenaran ini. Sesuatu yang kecil dan murah di mata manusia saja tidak dilupakan Tuhan. Terlebih kita yang diciptakan dan dikenal oleh-Nya. Karena itu Yesus berkata, “Kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” Tetapi perhatikan, Yesus mengatakan hal ini dalam konteks ketika murid-murid-Nya akan menghadapi penolakan dan penderitaan. Jadi, “jangan takut” bukan berarti hidup kita akan selalu mudah. Pemeliharaan Tuhan bukan berarti kita tidak akan melewati lembah, tetapi berarti ketika kita melewati lembah, Tuhan tidak meninggalkan kita. Mungkin hari ini ada pergumulan yang tidak diketahui orang lain. Ada doa yang belum terjawab, kebutuhan keluarga yang sedang dipikirkan, masalah pekerjaan, pelayanan, atau ketakutan tentang masa depan. Mungkin tidak ada seorang pun yang benar-benar memahami apa yang kita rasakan. Tetapi Tuhan tahu. Tuhan melihat. Tuhan mengenal. Tuhan tidak melupakan kita. Yesus bahkan berkata, “Rambut kepalamu pun terhitung semuanya.” Ini menunjukkan bahwa perhatian Allah bukan perhatian yang jauh dan umum. Ia mengenal kita secara pribadi. Ia tahu air mata yang tidak dilihat orang lain dan doa yang hanya mampu kita sampaikan dalam hati. Karena itu, jangan mengukur kasih Tuhan hanya dari keadaan kita. Doa yang belum terjawab bukan berarti Tuhan tidak mendengar. Masalah yang belum selesai bukan berarti Tuhan tidak peduli. Jalan yang belum terbuka bukan berarti Tuhan meninggalkan kita. Kita mungkin belum mengerti apa yang Tuhan kerjakan, tetapi kita dapat percaya kepada Dia yang memegang hidup kita. Maka ketika rasa takut datang, ingatlah burung pipit. Jika burung yang kecil saja tidak dilupakan Tuhan, terlebih kita yang berharga di hadapan-Nya. Dan bagi kita yang percaya kepada Kristus, kasih itu telah dinyatakan dengan paling sempurna melalui salib Kristus. Di sana kita melihat bahwa Allah bukan hanya memperhatikan kita, tetapi memberikan Anak-Nya untuk menyelamatkan kita. Karena itu, sekalipun keadaan berubah, kasih dan kesetiaan Allah kepada kita tidak berubah. Hari ini mari kita berkata: “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi besok, tetapi saya tahu Tuhan tidak melupakan saya. Saya mungkin tidak memahami jalan-Nya, tetapi saya percaya Dia tetap memegang hidup saya.”Jangan takut. Tuhan melihat kita, Tuhan mengenal kita, dan Tuhan tidak melupakan kita.

Doa: Tuhan Bapa kami di surga, terima kasih karena melalui firman-Mu Engkau mengingatkan kami bahwa kami tidak pernah luput dari perhatian-Mu. Ketika kami takut, ajarlah kami percaya. Ketika kami merasa sendirian, ingatkan kami bahwa Engkau menyertai kami. Ketika kami tidak mengerti jalan-Mu, tolong kami tetap percaya kepada pemeliharaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Wid)

Bacaan Alkitab
Mazmur 6, 8-10, 14, 16, 19, 21