TUHAN TIDAK MELUPAKAN KITA

“Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.”
(Matius 10:31)

Ada kalanya kita bertanya, “Apakah Tuhan masih peduli kepada saya?” Pertanyaan itu muncul ketika masalah datang bertubi-tubi, doa belum terjawab, atau kita harus menghadapi pergumulan seorang diri. Kita melihat keadaan begitu besar, sementara iman kita terasa begitu kecil. Yesus memahami ketakutan seperti itu. Karena itu, ketika berbicara kepada murid-murid-Nya yang akan menghadapi penolakan dan penderitaan, Yesus mengingatkan mereka tentang burung pipit. Burung yang kecil dan murah itu pun tidak luput dari perhatian Bapa. Bahkan Yesus berkata, “Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.” Ini berarti nilai dan kehidupan kita tidak pernah luput dari perhatian Allah. Kita mungkin merasa kecil, tetapi tidak pernah terlalu kecil bagi Tuhan. Kita mungkin merasa dilupakan manusia, tetapi tidak pernah dilupakan oleh Tuhan. Namun pemeliharaan Tuhan tidak berarti hidup kita akan selalu bebas dari masalah. Dalam kehidupan ini kita tetap dapat mengalami kesulitan, kehilangan, kekecewaan, dan masa ketika doa terasa belum mendapatkan jawaban. Tetapi satu hal yang pasti: ketika kita melewati lembah, Tuhan tidak meninggalkan kita. Kadang Tuhan menolong dengan mengubah keadaan. Namun ada kalanya Tuhan menolong dengan memberikan kekuatan untuk tetap berdiri di tengah keadaan yang belum berubah. Kita mungkin tidak mengerti apa yang sedang Tuhan kerjakan, tetapi kita dapat percaya kepada Dia yang memegang seluruh hidup kita. Dan bukti terbesar bahwa Tuhan tidak melupakan kita bukan hanya burung pipit atau pemeliharaan-Nya setiap hari. Bukti terbesar kasih Allah adalah Kristus. Allah mengutus Yesus Kristus untuk datang ke dunia, mati di kayu salib dan bangkit untuk menebus orang berdosa. Di dalam salib, kita melihat bahwa Allah tidak meninggalkan umat-Nya. Karena itu, ketika hari ini kita merasa Tuhan diam, jangan langsung menyimpulkan bahwa Tuhan tidak peduli. Doa yang belum terjawab bukan berarti Tuhan tidak mendengar. Masalah yang belum selesai bukan berarti Tuhan meninggalkan kita. Mungkin kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, tetapi kita tahu siapa yang memegang hari esok. Maka ketika rasa takut datang, katakan dalam hati: “Tuhan, saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi, tetapi saya percaya Engkau melihat saya. Saya tidak tahu jalan keluarnya, tetapi saya percaya Engkau memegang hidup saya.” Jangan takut. Tetaplah berdoa. Tetaplah percaya. Sebab dalam keadaan apa pun, satu kebenaran tidak pernah berubah: Tuhan tidak pernah melupakan kita.

Doa: Bapa, terima kasih karena Engkau tidak pernah melupakan kami. Ketika kami takut dan merasa sendirian, ingatkan kami bahwa hidup kami tetap berada dalam tangan-Mu. Ajarlah kami tetap percaya ketika jawaban doa belum kami lihat. Terima kasih karena kasih-Mu telah dinyatakan melalui Yesus Kristus yang mati dan bangkit untuk keselamatan kami. Kuatkan kami untuk terus berjalan bersama-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. (Wid)

Bacaan Alkitab
Mazmur 43-45, 49, 84-85, 87