MANUSIA BERENCANA, TUHAN MENENTUKAN (2)
Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.
(Amsal 16:9)
Sebagai manusia, kita diberikan kemampuan untuk merencanakan dan memikirkan masa depan. Namun, secerdas dan sematang apa pun rencana kita, ada satu hal yang perlu kita pahami: kehendak Tuhanlah yang menjadi penentu akhir dari segala sesuatu. seberapa hebatnya kemampuan kita dan sematang- matangnya rencana kita, tetap saja kita tidak bisa melawan kehendak Tuhan, karena Allah adalah Pencipta.
Lewat Amsal Salomo kita diingatkan bahwa “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya“. Ini adalah sebuah pernyataan bahwa Tuhan menciptakan manusia, supaya manusia memuliakan Allah. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia sudah dirancang oleh Tuhan. Sebagai Sang Pencipta, Tuhan mengetahui segala sesuatu tentang kita.
Dia yang telah membentuk kita sejak dalam kandungan dan menenun kita dengan indah. Sebagai Pencipta, tentu Tuhan memahami rancangan terbaik untuk hidup kita. Nabi Yesaya pun berkata, “Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu”. Tuhan tidak hanya menciptakan kita, tetapi juga merancang rancangan damai sejahtera bagi kita. Sebagai manusia, pemikiran dan pandangan kita terbatas. Apa yang kita anggap baik belum tentu benar-benar baik untuk kita. Namun, Tuhan yang Mahatahu melihat segala sesuatu, termasuk masa depan kita. Apa yang Dia rancangkan bagi kita selalu yang terbaik, bahkan ketika itu berbeda dari keinginan kita. Percayalah bahwa Tuhan Memberi Rancangan Damai Sejahtera. Ketika kita menyerahkan rencana kita kepada Tuhan, Dia akan memimpin kita kepada jalan yang benar. Namun, ini membutuhkan ketaatan dan kerendahan hati untuk mengikuti kehendak-Nya, bukan kehendak kita sendiri. Bahkan ketika kita tidak memahami jalan-Nya, rancangan Tuhan tetaplah sempurna. Kita hanya perlu percaya dan tunduk kepada-Nya. Amin. (AS)
Bacaan Alkitab
Mazmur 147-148
