DUSTA ITU DISENGAJA
¹¹Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala. ¹²Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu ¹³dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. ¹⁴Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.” ¹⁵Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.
(Matius 28)
Tema renungan hari ini adalah Dusta yang disengaja, disengaja artinya sebuah tindakan mengabarkan atau menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan secara sadar untuk menyesatkan atau memperoleh keuntungan.
Kalau demikian artinya akan timbul pertanyaan keuntungan seperti apa yang diperoleh dari dusta yang mereka lakukan? Kalau kita renungkan mungkin kita akan menemukan keuntungan nama baik, tindakkan yang mereka lakukan tidak menjadi sesuatu yang salah karena kalau kabar kebangkitan itu mereka terima sebagai kebenaran pastinya mereka akan takut menjadi orang-orang yang disalahkan, yang dihujat sehingga sebelum itu semua terjadi mereka membalikkan fakta dengan sengaja bahwa bukan Yesus yang bangkit tapi telah terjadi pencurian mayat yang dilakukan oleh para murid, namun mereka tidak mampu melihat kerugian besar yang akan mereka alami, yaitu mereka kehilangan kabar sukacita dan hidup yang berpengharapan.
Mari kita yang percaya kuasa kebangkitan-Nya terus kita gemakan kabar baik ini, sehingga setiap telinga yang mendengar memperoleh pengharapan kepada Anak Allah yang hidup. Amin.
Tuhan memberkati kita senantiasa (hp)
