AKRAB DI LUAR, RENGGANG DI DALAM
(MEMILIH TEMPAT PERGAULAN)

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
(Mazmur 1:1)

Setiap keluarga pasti merindukan kebahagiaan. Kebahagiaan keluarga menurut Mazmur 1:1 dapat dicapai melalui sikap hidup selektif, yaitu dengan menghindari pergaulan buruk (nasihat orang fasik), tidak mengikuti gaya hidup duniawi (jalan orang berdosa), dan tidak bergaul dengan pihak yang selalu mengejek iman (kumpulan pencemooh). Kebahagiaan sejati sebuah keluarga adalah berpusat pada perlindungan iman di dalam keluarga.

Firman Tuhan hari menegaskan bahwa kebahagiaan sejati sebuah keluarga dimulai dari keputusan tegas untuk tidak mengikuti cara pandang dunia yang salah. Ada tiga hal yang harus dijaga dengan baik yaitu Pertama, menjauhi nasihat orang fasik. Ada banyak nasehat di dunia ini, tetapi hanya satu nasihat yang benar yaitu nasihat yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Awal dari dosa biasanya dipengaruhi oleh saran, pemikiran, atau nilai-nilai dunia yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Dalam hal ini keluarga Kristen harus berhati-hati terhadap nilai-nilai duniawi seperti materialisme atau pergaulan bebas yang sering disamarkan sebagai nasihat bijak zaman ini. Kedua, tidak berdiri di jalan orang berdosa. Biasanya setelah menerima nasihat, orang akan cenderung mulai meniru pola, kebiasaan, dan gaya hidup yang salah. Keluarga Kristen harus menghindari gaya hidup orang berdosa. Ketiga, tidak duduk dalam kumpulan pencemooh. Setelah menerima nasihat yang salah, akan meniru gaya hidup yang salah pula, maka pada akhirnya orang tersebut akan menetap dan bersekutu dengan orang-orang yang terang-terangan menghina allah dan ajaran-Nya. Bagi keluarga Kristen supaya tidak bergaul dengan pola pikir orang-orang yang mencemooh kebenaran Firman Tuhan.

Secara keseluruhan, Firman Tuhan hari ini memberi peringatan dan hikmat untuk berhati-hati dalam memilih lingkungn, referensi hidup, dan pergaulan agar tidak merusak iman serta menjauhkan diri dari Tuhan. -as

Bacaan Alkitab
Imamat 22-23