OPTIONAL FAITH
²Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. ³Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. ⁴Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. ⁵Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
(2 Timotius 4)
FIGHT THE HERESY, FIND THE MERCY (Jilid 2) adalah tema mimbar kita selama Oktober ini. Penjelasan terkait kondisi yang terjadi kurang lebih seperti ini:
“Tumbu ketemu Tutup” adalah sebuah kiasan (Jawa) yang menggambarkan kecocokan, keserasian atau sesuatu yang pas, yang keduanya saling ber-kontribusi sehingga menyebabkan sesuatu terjadi. Kalau boleh dikata, seperti itulah yang terjadi & melanda kekristenan. Di dalam, adanya orang² yang menolak ajaran² sehat dan mencari guru² yang menyukakan telinga mereka. Di luar, banyak guru², nabi², pengajar² PALSU dengan segala kemampuan mempersuasi untuk mengambil keuntungan & memangsa jemaat Tuhan. Masalahnya, kondisi ini semakin marak dan memiliki “sejuta” akses, dan hadir bak penyakit Autoimun yang tampil dengan “sejuta wajah”. Guru Palsu akan mengajarkan Ajaran Palsu, sehingga menciptakan Pemahaman Palsu, maka iman yang muncul dari pemahaman demikian adalah Iman yang Palsu. Masalahnya, Kepalsuan ini MIRIP dengan Keaslian, sekalipun dapat dipastikan TIDAK SAMA dengan Keaslian; mungkin saja menggunakan kemasan yang sama, istilah yang sama, pribadi² yang sama, tetapi Muara pemahaman yang berbeda.
Inilah yang menjadi inti perenungan kita di Oktober ini. Kita tidak sedang menghadapi/ FIGHT The Heresy dalam pengertian yang Ekstrim; yang menyangkali eksistensi Allah, yang tidak percaya Yesus Kristus, yang memiliki doktrin keselamatan yang jauh berbeda, yang mengarahkan kita pada sistem ritual dan penyembahan tidak kepada TUHAN, ada persundalan bakti, ada pencerahan darah secara harafiah, dan seterusnya dan seterusnya. Heresy yang seperti itu mungkin dengan gamblang kita mengenali dan secara fenomena ibadah dan pengajaran jelas jauh berbeda – maka dengan mudahnya kita menolak dan bahkan memeranginya. Heresy kali ini lebih kepada sesuatu yang menyusup & menyisip di dalam kekristenan pada umumnya. Yang tampilannya kelihatan MIRIP, yang berada di “rumah yang sama”, menggunakan “perabot yang sama”, berbicara dengan “bahasa yang sama”, sebutan bagi “penghuninya juga sama” – tapi esensinya MIRIP atau kelihatannya HAMPIR sama; dan yang sama lainnya, memiliki klaim yang sama – Iman Kristen. Hal yang sama dapat terjadi dalam iman Kristen.
Semua orang Kristen berbicara tentang Yesus yang sama. Kita menyebut nama yang sama, membaca Alkitab yang sama, menyanyikan lagu yang sama, bahkan datang beribadah kepada Yesus yang sama. Tetapi pertanyaannya: Yesus yang mana yang sebenarnya kita kenal? Jangan² pengenalan kita akan Yesus lebih banyak dipandu dan dikendalikan oleh kebutuhan dan keinginan kita. Kita lebih suka kepada Yesus yang bisa memuaskan kita Bahkan, ketika kita menggunakan Alkitab sebagai Firman Tuhan yang memandu kita, kita memaksa Alkitab memunculkan pribadi Yesus yang kita butuhkan – yang akhirnya melahirkan iman yang sesuai dengan pemenuhan kehidupan kita. Di situlah, se-akan² Iman Kristen ditempatkan sebagai sebuah komoditas dalam kehidupan.
DOA: Tuhan, Firman-Mu telah mengatakan bahwa ada waktunya manusia menolak pengajaran yang benar, dan menggantinya dengan pengajaran yang bisa memuaskan telinga dan isi hati. Kami tahu ini sesuatu yang mengerikan. Masalahnya, apakah kami sadar bahwa kami sedang berada di masa itu, apakah kami telah meracuni diri dengan hal² semacam itu, apakah kami telah meletakkan selera iman kami dengan cara seperti itu? Titik, selidiki, dan ajar kami selalu. Jikalau Engkau dapati demikian, ampunilah kami ya TUHAN. Kembalikan kami kepada pengajaran yang benar, sehingga kami memiliki pemahaman yang benar, dan kami memiliki Iman yang benar sehingga kami dapat menjalani hidup yang benar. Tolonglah kami. Amin. -JP
Bacaan Alkitab
2 Samuel 10, 1 Tawarikh 19, Mazmur 20
