GO TO ACTUALIZATION
¹”Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, kemana kamu pergi untuk mendudukinya, ²supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu. . . . . ⁷haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. ⁸Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, ⁹dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.
(Ulangan 6:1-2, 7-9)
Ketika seseorang sedang sakit, normalnya ia menginginkan kesembuhan, dan untuk mendapatkannya mungkin ia harus pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan. Katakanlah itu sudah dilakukan, dan dengan diagnosa dokter maka ia mendapatkan sepucuk kertas yang merupakan resep obat yang harus dibelinya di apotek. Di samping itu, dokter juga menyarankan untuk menambahkan kegiatan dengan berolahraga, mengurangi beberapa makanan pantang, dan lain sebagainya.
Seharusnya beberapa waktu/hari kemudian kondisinya membaik alias sehat. Namun itu tidak segera terwujud. Usut punya usut, ia hanya melakukan beberapa langkah saja; ia tahu sakitnya dan penyebab sakitnya, ia sudah membawa resep obatnya ke apotek dan membeli obat tersebut. Masalahnya, obat itu utuh, tidak diminumnya; apalagi anjuran olahraga, pantangan makan, dan lain sebagainya – tidak dikerjakannya. Respon kita, bagaimana mau sembuh?!
Tetapi terkadang sikap seperti itulah yang kita hadapi dan kita lakukan, khususnya terkait dengan tindakan² konkret yang menyatakan bahwa keluarga itu PENTING bagi kita. Misalkan kita ambil lagi beberapa hal yang direnungkan kemarin:
- Keluarga mengenal & takut akan TUHAN – itu PENTING.
- Keluarga hidup dalam kebenaran – itu PENTING.
- Keluarga menjadi tempat awal anak-anak dididik dengan baik & benar, dalam keteladanan orangtua – itu PENTING
Pertanyaannya, bagaimana cara merealisasikan, bagaimana cara mengaktualkan hal² tersebut? Dan bukan itu saja, tetapi lebih penting – apakah kita sudah mengerjakan apa yang menjadi kerinduan kita tersebut.
Kiranya TUHAN menolong anda untuk mengerjakan apa yang anda penting bagi keluargamu itu, dan anda menemukan dan mengerjakan apa yang TUHAN pandang PENTING bagi keluargamu, dan yang harus anda kerjakan/wujudkan.
TUHAN menyertai anda, dan melimpahkan hikmat pertolongan-Nya.
Bacaan Alkitab
Keluaran 33-35
