YESUS DATANG KEMBALI. PASTI !
⁶Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” ⁷Jawab-Nya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. ⁸Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” ⁹Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. ¹⁰Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, ¹¹dan berkata kepada mereka: “Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.”
(Kisah Para Rasul 1)
Pertanyaan yang diajukan para murid waktu itu kepada Yesus masih merupakan pertanyaan yang diajukan banyak orang di zaman ini bahkan waktu yang akan datang.
Para murid bertanya apakah Yesus akan memulihkan kerajaan Israel saat itu, yang sangat mungkin pikiran mereka masih kepada pemulihan politik secara jasmani. Yesus menyatakan bahwa waktu dan masa sepenuhnya berada dalam kuasa Bapa. Bukan area manusia untuk mengetahui atau perlu mengetahui tentang hal itu .
Dari sini kita seharusnya mengetahui Tuhan meminta kita berhenti berspekulasi atau menuntut kepastian jadwal masa depan dari-Nya, lalu belajar percaya sepenuhnya pada kedaulatan Allah. Kedatangan Yesus bukan spekulasi atau hanya berita hoax tapi sebuah peristiwa yang pasti terjadi. Ini bukan sebuah pengetahuan saja tapi iman kepada anak Allah yang hidup. Mari terus berharap pada janji setia-Nya, Tuhan Yesus memberkati kita senantiasa .
DOA: Ya Tuhanku, pulihkan hatiku yang dekil dan sempit ini yang terkadang ragu akan berita kedatangan-Mu hingga kehidupan yang ku jalani tidak baik -baik saja , Tolonglah Tuhan terima kasih. Amin. –HP
Bacaan Alkitab
2 Samuel 19-21
