AGENDA KEDATANGAN-NYA (1)
³¹”Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. ³²Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, ³³dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. ³⁴Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. . . . ⁴¹Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. . . . . ⁴⁶Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.”
(Matius 25)
²²Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, ²³supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. . . . . ²⁷Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
(Yohanes 5)
Kata “AGENDA” bukan lagi sesuatu yang asing buat kebanyakan orang. Agenda sendiri bisa bermakna positif karena berkaitan dengan jadwal atau rencana masa depan, rencana yang akan kita kerjakan, sesuatu yang menolong kita untuk fokus dan tidak terlihat kepada hal yang lain.
Ada beberapa alasan utama mengapa seseorang memiliki agenda:
- Pencapaian target sehingga keberadaan agenda menjadi pemberi arah serta meningkatkan motivasi agar bisa fokus mewujudkan tujuannya.
- Kebutuhan Emosional dan Validasi: seperti sebuah pengakuan dalam status sosial
- Pengendalian Situasi: Agenda juga dibentuk sebagai cara seseorang mengatur atau mengarahkan situasi.
Menjalankan agenda dengan konsisten itu penting dan baik, tapi kenyataannya suka berbeda antara agenda yang kita tuliskan dengan kenyataannya.
Bagaimana dengan agendanya Tuhan kita? Apakah kita percaya salah satu agenda-Nya TUHAN adalah TUHAN yang akan menjemput setiap kita, membawa kita tinggal bersama DIA. TUHAN menguatkan iman kita
DOA: Ya Bapa ya Abba ini aku anak-Mu , layakkanlah seluruh hidupku agar berkenan kepada-Mu, Amin. -HP
