GO TELL IT ON THE MOUNTAIN
BEHIND THE SCENE

Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
(1 Yohanes 4:9–10)

Upacara kurban adalah upacara yang ada pada hampir semua agama (Kasada pada umat Hindu Tengger, Macaru pada umat Hindu di Bali, dll.). Di dalam upacara tersebut ada hasil bumi atau pun hewan kurban yang dipersembahkan. Tujuan dari upacara-upacara ini adalah untuk mendatangkan keharmonisan dalam alam semesta. Demikian halnya dengan ibadah bangsa Israel pada zaman PL, ada kurban penghapus dosa, penebus salah, kurban Hari Pendamaian. Semua kurban tersebut sesungguhnya mengacu kepada Yesus Kristus, Kurban yang sempurna, yang hanya dipersembahkan sekali, tetapi dampaknya berlaku untuk semua umat manusia yang percaya kepada-Nya di sepanjang zaman.

Kelahiran Yesus Kristus, Sang Putra Tunggal Allah, adalah kelahiran yang berlanjut pada peristiwa kematian-Nya di atas kayu salib. Karya Kristus di atas salib itulah yang melunasi hutang ketaatan manusia kepada Allah. Ia yang tidak berdosa dijadikan berdosa sehingga hukuman dosa ditimpakan kepada-Nya. Maka, kita yang percaya kepada-Nya dipandang benar oleh Allah Bapa karena karya Kristus. Kita yang sebenarnya bersalah karena dosa, dipandang benar bukan karena kita benar, melainkan karena Kristus. Dengan demikian Yesus Kristus mendamaikan kita dengan Allah.

Mari kita menyambut Natal dengan hati yang penuh syukur dan bakti kepada Allah karena Ia telah mengutus Putra Tunggal-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. -VA

Kasih Allahku sungguh t’lah terbukti
Ketika Dia serahkan Anak-Nya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seoerti kasih-Nya
Bersyukur, bersyukur, bersyukurlah
Bersyukur kar’na kasih setia-Nya
Kusembah, kusembah, kusembah dan kusembah
S’lama hidupku kusembah Kau, Tuhan

Bacaan Alkitab
Yeremia 11-12