YERUSALEM TIBA-TIBA FYP
Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?” sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.
(Kisah Para Rasul 2:12, 47)
Hari ini kita hidup di era digital, di mana sesuatu bisa menjadi viral atau FYP karena berbagai hal. Bisa karena lucu, unik, kontroversial, atau karena dilakukan oleh orang yang punya pengaruh besar. Semakin banyak yang melihat, menyukai, dan membagikan, semakin besar kemungkinan sesuatu itu muncul di mana-mana. Tanpa sadar, banyak orang ingin terlihat, ingin diperhatikan, bahkan ingin menjadi bagian dari sesuatu yang sedang naik. Menariknya, jika kita melihat ke zaman para rasul, ada sesuatu yang mirip bukan dalam bentuk media sosial, tetapi dalam dampaknya. Ketika Roh Kudus turun di Yerusalem dan para murid mulai berbicara, orang banyak berkumpul. Mereka tercengang, heran, bahkan bertanya-tanya, Apa artinya ini? (Kis. 2:12). Peristiwa itu menjadi pembicaraan banyak orang. Dan tidak berhenti di situ. Ayat 47 mencatat bahwa mereka disukai semua orang, dan setiap hari Tuhan menambahkan jumlah orang yang diselamatkan. Artinya, apa yang terjadi saat itu terus menyebar, terus berdampak, dan semakin banyak orang yang tertarik untuk datang dan mengalami Tuhan. Jika dibayangkan dengan konteks sekarang, mungkin itu seperti sesuatu yang trending, viral, atau FYP semua orang membicarakannya, memperhatikannya, dan ingin tahu lebih dalam.
Namun ada satu perbedaan yang sangat penting. Apa yang terjadi di Yerusalem bukan viral karena sensasi, tetapi karena kehadiran Tuhan yang nyata. Bukan karena strategi manusia, tetapi karena Roh Kudus bekerja. Bukan untuk mencari perhatian, tetapi untuk membawa orang kepada pertobatan dan keselamatan. Fokusnya bukan pada manusia, tetapi pada Kristus. Karena itu, dampaknya pun berbeda, orang-orang tidak hanya penasaran, tetapi bertobat. Mereka tidak hanya menonton, tetapi mengalami perubahan hidup. Mereka tidak hanya datang sesaat, tetapi terus bertumbuh dalam iman.
Akhirnya, kita diingatkan bahwa yang membuat sesuatu benar-benar berdampak bukanlah seberapa banyak orang melihat, tetapi seberapa besar Tuhan bekerja di dalamnya. Mungkin hidup kita tidak viral, tidak FYP, tidak trending di dunia, tetapi jika hidup kita dipakai Tuhan untuk menjangkau jiwa, itu jauh lebih berarti. Jadi, jangan kejar FYP dunia kejarlah hidup yang berkenan di hadapan Tuhan. (gn)
Tuhan Yesus Memberkati.
Bacaan Alkitab
Ibrani 11-13
