ROH KUDUS MEMAMPUKAN UNTUK BERSAKSI
Tetapi kamu akan menerima kuasa bilamana Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kisah Para Rasul 1:8)
Banyak orang mengira bersaksi berarti banyak bicara, padahal Yesus tidak berkata, “kamu akan menjadi pembicara-Ku,” melainkan “kamu akan menjadi saksi-Ku.” Menjadi seorang saksi berarti membuktikan Kristus secara nyata melalui kejujuran, pengampunan, dan kasih. Akan tetapi hal ini tidak mungkin dilakukan dengan kekuatan sendiri. Karena itu Yesus berkata, “Kamu akan menerima kuasa…”
Pencurahan Roh Kudus bukan untuk menghadirkan pengalaman spektakuler tetapi untuk memberdayakan umat Tuhan menjadi saksi-saksi bagi Tuhan. Menjadi saksi bukan sekedar program gereja tetapi adalah natur dari gereja. Hadirnya Roh Kudus dalam diri para murid mengubahkan mereka menjadi berani untuk bersaksi bagi Kristus. Situasi para murid pada saat itu tidak berubah tetapi yang berubah adalah kuasa yang bekerja di dalam diri para murid. Roh Kudus mengubahkan Rasul Petrus yang menyangkal Yesus menjadi seorang saksi yang sangat efektif.
Bersaksi tidak dimulai dari kemampuan kita, tetapi dari kuasa Roh Kudus. Kuasa yang diberikan untuk menjadi saksi. Oleh karena itu janganlah takut untuk menjalankan panggilan menjadi saksi bagi Kristus karena:
- Roh Kudus memberi keberanian saat kita takut menyatakan iman.
- Roh Kudus memberi kata-kata saat kita tidak tahu harus berkata apa.
- Roh Kudus mengubahkan hidup sebagai modal bersaksi.
- Roh Kudus memberikan daya saat kita dalam tekanan.
Kita hidup di dunia yang penuh dengan kebohongan dan setiap saat kita menyaksikan kebohongan serta dosa merajarela. Bagaimana kita menjadi saksi di tengah dunia seperti ini? Jangan takut karena Roh Kuduslah yang akan memampukan kita untuk menjadi saksi-saksi-Nya. (jho)
Doa: Tolonglah aku mempercayai bahwa Roh Kudus akan memampukanku menjadi saksi-Mu yang efektif di komunitasku. Amin.
