KEDATANGAN KEDUA KALI. KAPAN?

³⁶Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” ³⁷”Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. . . . ⁴²Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. ⁴³Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. ⁴⁴Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” 
(Matius 24)

¹Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, ²karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.
(1 Tesalonika 5)

¹⁵”Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.” (Wahyu 16)

Kepergian mendadak dari orang yang kita kasihi seperti bom yang tiba² meledak, menghantam pikiran dan perasaan kita, menggoncangkan iman dan kebersandaran kita lalu timbul pertanyaan MENGAPA TUHAN ini harus terjadi; Mengapa tidak seperti orang lain yang harus melewati sakit terlebih dahulu, yang ada sinyal terlebih dahulu yang ada tanda² terlebih dahulu . . . . . dan masih banyak lagi penolakan  lainnya.

Namun kita semua menyadari sebenarnya mau tiba² maupun ada sakit terlebih dahulu, ada sinyal terlebih dahulu dan lainnya toh kematian itu pasti terjadi atas setiap kita maupun orang yang kita kasihi bahkan yang paling kita kasihi, tanpa ada pemberitahuan, tanpa ada persiapan.

Kalau ada pertanyaan kapan Tuhan Yesus akan datang? Kapan waktunya, maka kita tahu jawabannya, Alkitab berkata “TIDAK ADA SEORANGPUN” yang tahu, malaikat tidak, Anak-pun TIDAK! “HANYA BAPA SENDIRI “.

Bagaimana merespon hal ini, ketidaktahuan biasanya membuat kita menjadi limbung, bingung, bimbang dan kehilangan arah, bahkan mungkin sebaliknya,  ber-malas²-an. Yang pasti bukan itu yang Tuhan kehendaki kita diberi IMAN untuk membuat kita  WASPADA melalui menjalani kehidupan yang tetap konsisten dalam mengikuti DIA, tetap stabil dalam iman , kedatangan-Nya pasti terjadi kematian kita pun pasti terjadi tidak perlu fokus kepada kapan-nya tapi BAGAIMANA-nya menjalani kehidupan sebagaimana seharusnya sebagai orang² percaya.

Ayo terus berjalan pada jalan-Nya, jangan pakai Google Map dunia,  jangan pakai link dunia tetapi pakailah Firman-Nya. Tuhan menolong setiap kita.

DOA: Bapa kami yang disurga tolonglah kami menjalani kehidupan dalam tuntunan Firman-Mu , Amin. –HP

Bacaan Alkitab
Mazmur 95, 97-99