Takutlah hanya akan TUHAN dan beribadah kepada-Nya dalam kesetiaan dengan segenap hatimu, sebab ketahuilah, betapa besar hal-hal yang dilakukan-Nya di antara kamu. (1 Samuel 12:14)
“Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai” (1 Korintus 4:2)
Bacaan Alkitab
Ezra 4-6,
Mazmur 137
Kesetiaan adalah salah satu kualitas yang sangat dihargai dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama. Dalam 1 Korintus 4:2, Paulus menekankan bahwa dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang kita emban, kesetiaan adalah hal yang paling utama. Ini adalah kualitas yang tidak hanya mempengaruhi diri kita tetapi juga membawa dampak besar pada kehidupan orang lain.
Kesetiaan yang dimaksud di sini adalah komitmen yang konsisten dan dapat diandalkan, baik dalam hal kecil maupun besar. Ketika kita setia dalam menjalankan tanggung jawab kita, entah itu dalam pekerjaan, pelayanan, atau hubungan pribadi, kita tidak hanya menunjukkan integritas tetapi juga mempengaruhi orang-orang di sekitar kita. Kesetiaan kita dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi orang lain untuk mengikuti jejak kita.
Dalam Alkitab, banyak contoh kesetiaan yang membawa dampak besar. Salah satunya adalah kesetiaan Daniel, yang meskipun menghadapi ancaman kematian, tetap setia berdoa kepada Tuhan dan mematuhi hukum- Nya. Kesetiaan Daniel tidak hanya menyelamatkan dirinya tetapi juga membawa pengaruh besar kepada raja dan seluruh kerajaannya (Daniel 6:10-28). Apa yang bisa kita pelajari? Komitmen yang Konsisten: Kesetiaan memerlukan komitmen yang konsisten, bahkan dalam hal-hal yang tampaknya kecil. Ketika kita setia dalam hal-hal kecil, Tuhan akan mempercayakan kita dengan hal-hal yang lebih besar.
Dampak Positif: Kesetiaan kita tidak hanya mempengaruhi kehidupan kita sendiri tetapi juga kehidupan orang lain. Dalam setiap tindakan kita, baik di tempat kerja, di rumah, atau dalam pelayanan, kesetiaan kita dapat membawa dampak yang positif dan memberi inspirasi.
Ketulusan Hati: Kesetiaan bukan hanya tentang melakukan sesuatu karena kewajiban, tetapi melakukannya dengan hati yang tulus dan penuh kasih. Ini adalah cerminan dari hubungan kita dengan Tuhan.
Doa: Bapa yang baik, ajar kami untuk selalu setia dalam segala hal yang Tuhan percayakan kepada kami, agar hidup kami boleh menjadi berkat bagi orang lain. Amin. (ir)